Lessons about Happiness \(^0^)/

Have you ever felt that some unforgettable scene in your life was your happiest moment?

If you do, congratulation.

But…

I feel sorry for you. (T.T)

Because,

Once a person choose a moment or anything to be the ‘happiest ‘, whoever it is will compare that very moment to something they like the most after that, or hate most after that, or less like after that etc.

The point is, they started to compare a unique experience and precious moment to another.

It will only bring less appreciation to the ‘moment’ that actually have it’s own meaning.

Hence, it will be harder to conceive another precious and happy moments.

So, why bother to spoiled every (actually unique) moment with your burden of thoughts?

Let it be.

Don’t analyze, it will paralyzed you at some point.

I think, and feel, that every happy moment should be enjoyed the way it is.

It doesn’t matter whether it will end up as your happiest or worst experience.

It doesn’t  matter whether it will end at all.

…and it doesn’t really matter from who or where or when you get that exact moment.

In fact, you can get it in the worst time or worst place or even worst people you could ever imagine, yet  it would be still precious and unique to be remember…(^0^)/.

Happy moments are there to be enjoyed and feel, not to be judge by nothing.

Be happy the way you are, because every moments are unique and have it’s own meaning already.

Don’t waste your time by judging it more or explore it like a some sort of file in your hard disk,…relax and enjoy.

It’s yours truly…(^.~)/.

P.S: Don’t be scared to lost it. Be thankful, you have it.

 

Translation in Bahasa Indonesia:

Apa kau pernah ‘menobatkan’ suatu kejadian dalam hidupmu sebagai momen yang paling membahagiakan?

Kalau pernah, selamat ! \(^0^)/

Tapi…

Aku  prihatin atas dirimu.(T.T)

Karena,…

saat  seseorang memilih sebuah momen sebagai ‘yang paling bahagia‘, siapapun dia bakalan membandingkan momen itu dengan momen selanjutnya yang paling mereka sukai, atau paling benci, dst.

Intinya, mereka mulai saling membandingkan berbagai pengalaman yang sebenarnya unik dan sama-sama berharga.

Lalu, jadi lebih susah menikmati berbagai momen-momen lain.

Jadi, kenapa mesti menyia-nyiakan setiap momen (yang sebenarnya unik loh,…coba pikir: mana ada yang persis sama satu sama lain?) dengan aneka beban di pikiranmu?

Biarkan saja seadanya.

Jangan terlalu menganalisa, itu akan melumpuhkanmu pada suatu titik.

Kupikir, dan kurasa, setiap momen bahagia harus bisa dinikmati sebagai mana adanya.

Tak masalah itu bakal berakhir menjadi pengalamanmu yang terbuaaikkk ataupun terrrburuk.

Malahan sama sekali tak masalah itu bakalan berakhir atau tidak…juga tidak penting dari mana, siapa, atau kapan tepatnya kau mendapatkan momen tersebut.

Faktanya, kau bisa saja mendapatkannya pada waktu paling buruk, di tempat terburuk,  bahkan dari orang-orang paling parah yang bisa kaubayangkan, namun tetap saja itu akan berharga dan unik untuk diingat…(^0^)/.

Momen bahagia ada untuk dirasakan dan dinikmati, tidak untuk dihakimi oleh apapun.

Berbahagialah sebagaimana adanya dirimu, karena setiap momen adalah unik dan memiliki maknanya sendiri.

Jangan buang waktumu dengan menilainya berlebihan atau meng-eksplore-nya seperti sebuah file di hard disk mu,…santai dan nikmati.

Itu sepenuhnya milikmu…(^.~)/.

NB: Jangan takut kehilangan. Bersyukurlah, kau memilikinya.

Advertisements

10 thoughts on “Lessons about Happiness \(^0^)/

  1. Hii von… Bacaannya kena bgt ma apa yg aq alami skrg… =)… Thx y… Btw, ada transletnya ke indonesia donk… Wkwkwkwk….

    Like

  2. happiness in the good place or worst place, yup.. 🙂
    by the way can you tell me or give me some example, how we get happiness in a worst situation, worst place, and worst people ???
    thank you :))

    Like

  3. to me:
    I think, and feel, that every moment should be enjoyed the way it is.

    cause i’m grateful i can feel it no matter what the moment is.

    Like

  4. a grateful person always have their happiness moments in life eventough in a worst situation…. like your article..two thumbs up!!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s